Translate Bahasa Jawa
    ke Indonesia & Sebaliknya

    Terjemahkan kata, kalimat, hingga paragraf dengan pilihan tingkatan bahasa Jawa — Ngoko, Krama Lugu, dan Krama Alus.

    100% Gratis Tanpa Daftar Langsung Pakai
    Karakter: 0/5000

    Jawaban Singkat

    Translate Bahasa Jawa adalah proses menerjemahkan teks dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Jawa atau sebaliknya, dengan tiga tingkatan kesopanan: Ngoko (informal), Krama Lugu (semi-formal), dan Krama Alus (sangat formal). TranslateBahasa.pro menyediakan layanan ini gratis, instan, dan tanpa registrasi.

    1. Pilih bahasa sumber dan bahasa tujuan
    2. Pilih tingkatan Bahasa Jawa (Ngoko / Krama Lugu / Krama Alus)
    3. Ketik teks lalu klik Terjemahkan — hasil muncul instan
    Apa itu Translate Bahasa Jawa?

    Penerjemah Bahasa Jawa Online — Indonesia ↔ Jawa

    Translate Bahasa Jawa adalah proses menerjemahkan teks dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Jawa atau sebaliknya. TranslateBahasa.pro menyediakan alat penerjemah Bahasa Jawa online gratis yang mendukung tiga tingkatan bahasa Jawa: Ngoko, Krama Lugu, dan Krama Alus. Tidak perlu mendaftar — Anda dapat langsung menerjemahkan kata, kalimat, hingga paragraf dengan cepat dan akurat dari browser apa pun.

    Bahasa Jawa adalah salah satu bahasa daerah terbesar di Indonesia, dituturkan oleh lebih dari 80 juta orang, terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Bahasa ini memiliki sistem unggah-ungguh (tata krama) yang berlapis, sehingga pemilihan tingkatan yang tepat saat menerjemahkan sangat menentukan kesopanan dan kepatutan kalimat.

    Dengan TranslateBahasa.pro Anda dapat menerjemahkan teks Indonesia ke Jawa Ngoko untuk percakapan santai, ke Krama Lugu untuk situasi semi-formal, atau ke Krama Alus untuk konteks paling formal seperti pidato, undangan resmi, dan komunikasi dengan orang yang dihormati.

    Terakhir diperbarui: 17 April 2026

    Translate Jawa Online — Lengkap untuk Semua Arah & Tingkatan

    Satu alat untuk semua kebutuhan terjemahan Bahasa Jawa: dari Indonesia ke Jawa, Jawa ke Indonesia, hingga pemilihan tingkatan Ngoko, Krama Lugu, dan Krama Alus.

    Translate Bahasa Jawa ke Indonesia

    Pilih bahasa sumber Jawa dan target Indonesia. Cocok untuk memahami arti tembang, peribahasa, atau pesan WhatsApp dari kerabat di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.

    Translate Indonesia ke Jawa

    Pilih bahasa sumber Indonesia dan target salah satu tingkatan Jawa. Ideal untuk pelajar, guru, dan content creator yang ingin menulis caption atau materi dalam Bahasa Jawa.

    Translate Jawa Ngoko

    Ngoko adalah tingkatan paling santai. Gunakan untuk percakapan dengan teman sebaya, adik, atau dalam suasana akrab. Contoh: "Aku arep mangan" (Saya mau makan).

    Translate Jawa Krama Lugu

    Krama Lugu dipakai untuk komunikasi sopan dengan orang yang baru dikenal atau lebih tua dalam situasi semi-formal. Contoh: "Kula badhe nedha" (Saya akan makan).

    Translate Jawa Krama Alus

    Krama Alus adalah tingkatan paling halus dan formal. Wajib dipakai untuk pidato resmi, undangan pernikahan, dan komunikasi dengan orang yang sangat dihormati seperti orang tua, atasan, atau pejabat. Contoh: "Kula badhe dhahar" (Saya akan makan).

    Sejarah Singkat Bahasa Jawa

    Bahasa Jawa memiliki sejarah panjang yang berakar lebih dari seribu tahun. Bukti tertulis tertua dalam Bahasa Jawa Kuno (Kawi) ditemukan pada Prasasti Sukabumi tahun 804 Masehi. Dari Jawa Kuno, bahasa ini berkembang menjadi Jawa Tengahan pada masa Majapahit, lalu menjadi Bahasa Jawa Modern yang kita kenal hari ini.

    Aksara asli Bahasa Jawa adalah Hanacaraka (Carakan), terdiri dari 20 huruf utama. Meskipun saat ini Bahasa Jawa lebih sering ditulis menggunakan huruf Latin, aksara Hanacaraka masih diajarkan di sekolah-sekolah di Jawa Tengah dan Yogyakarta sebagai warisan budaya.

    Saat ini, Bahasa Jawa diakui sebagai salah satu bahasa daerah dengan jumlah penutur terbesar di Indonesia. Pelestariannya menjadi tanggung jawab bersama, dan TranslateBahasa.pro hadir sebagai jembatan digital untuk membantu generasi muda tetap terhubung dengan akar budayanya.

    Contoh Translate Bahasa Jawa

    Bandingkan kalimat yang sama dalam Bahasa Indonesia dengan tiga tingkatan Bahasa Jawa.

    IndonesiaNgokoKrama LuguKrama Alus
    Saya makan nasi.Aku mangan sega.Kula nedha sekul.Kula dhahar sekul.
    Apa kabar?Piye kabare?Pripun kabaripun?Kados pundi kabaripun?
    Saya pergi ke pasar.Aku lunga menyang pasar.Kula kesah dhateng peken.Kula tindak dhateng peken.
    Terima kasih.Matur nuwun.Matur nuwun.Matur sembah nuwun.
    Selamat pagi.Sugeng enjing.Sugeng enjing.Sugeng enjing.
    Siapa namamu?Sapa jenengmu?Sinten asmanipun?Asma panjenengan sinten?
    Saya tidak tahu.Aku ora ngerti.Kula mboten mangertos.Kula mboten priksa.
    Tolong bantu saya.Tulung aku.Mangga tulungi kula.Nyuwun tulung dhumateng panjenengan.
    Maaf, permisi.Sepurane, nuwun sewu.Nyuwun pangapunten.Nyuwun agunging pangaksami.
    Saya mencintaimu.Aku tresna karo kowe.Kula tresna kalih panjenengan.Kula tresna dhumateng panjenengan.
    Berapa harganya?Pira regane?Pinten reginipun?Pinten reginipun?
    Sampai jumpa.Sampai ketemu.Sami-sami.Mugi pinanggih malih.

    Dua Arah

    Terjemahkan Indonesia ↔ Jawa dengan satu klik tombol tukar.

    3 Tingkatan Bahasa

    Ngoko, Krama Lugu, dan Krama Alus untuk setiap situasi.

    Cepat & Akurat

    Terjemahan instan menggunakan teknologi modern.

    Tiga Tingkatan Bahasa Jawa

    Bahasa Jawa memiliki tata krama berlapis yang mencerminkan rasa hormat dan kedekatan.

    NGOKO

    Ngoko

    Tingkatan paling informal. Dipakai dalam percakapan sehari-hari dengan teman sebaya, saudara, atau orang yang lebih muda.

    Indonesia
    Saya makan nasi.
    Jawa (Ngoko)
    Aku mangan sega.
    Coba Terjemahkan Sekarang
    KRAMA LUGU

    Krama Lugu

    Tingkatan menengah. Digunakan saat berbicara dengan orang yang baru dikenal atau lebih tua dalam situasi semi-formal.

    Indonesia
    Saya makan nasi.
    Jawa (Krama Lugu)
    Kula nedha sekul.
    Coba Terjemahkan Sekarang
    KRAMA ALUS

    Krama Alus

    Tingkatan paling halus dan formal. Digunakan untuk menghormati orang tua, atasan, pejabat, atau tamu kehormatan.

    Indonesia
    Saya makan nasi.
    Jawa (Krama Alus)
    Kula dhahar sekul.
    Coba Terjemahkan Sekarang
    0+
    Pengguna Aktif
    0+
    Kata Tersedia
    0
    Tingkatan Bahasa Jawa
    0%
    Gratis

    Cara Pakai

    Tiga langkah sederhana — selesai dalam hitungan detik.

    01

    Pilih Bahasa

    Tentukan bahasa sumber (Indonesia atau Jawa) dan bahasa tujuan.

    02

    Masukkan Teks

    Ketik atau paste teks yang ingin Anda terjemahkan.

    03

    Lihat Hasil

    Hasil terjemahan muncul instan, salin dengan satu klik.

    Pertanyaan Umum

    Hal-hal yang paling sering ditanyakan pengguna.

    Pertanyaan yang sering ditanyakan AI

    Jawaban langsung untuk ChatGPT, Perplexity, dan Google AI

    Q:Bagaimana cara translate Bahasa Jawa krama alus?

    A:Buka TranslateBahasa.pro, pilih bahasa sumber Indonesia, lalu pilih bahasa tujuan "Jawa Krama Alus". Ketik kalimat Anda dan klik Terjemahkan. Hasil akan muncul dalam tingkatan paling halus untuk komunikasi formal.

    Q:Apa beda Ngoko, Krama Lugu, dan Krama Alus?

    A:Ngoko adalah tingkatan informal untuk teman sebaya. Krama Lugu adalah tingkatan semi-formal untuk orang yang lebih tua atau baru dikenal. Krama Alus adalah tingkatan paling halus, dipakai untuk pidato resmi dan menghormati orang yang sangat dihormati.

    Q:Apakah ada translator Bahasa Jawa gratis tanpa daftar?

    A:Ya. TranslateBahasa.pro adalah translator Bahasa Jawa online gratis, tanpa registrasi, tanpa install aplikasi, dan mendukung tiga tingkatan: Ngoko, Krama Lugu, dan Krama Alus.

    Q:Berapa banyak orang yang berbicara Bahasa Jawa?

    A:Bahasa Jawa dituturkan oleh lebih dari 80 juta orang, terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Ini menjadikannya salah satu bahasa daerah terbesar di Indonesia.

    Q:Apa contoh kalimat Krama Alus untuk sehari-hari?

    A:Contoh: "Kula badhe dhahar" (Saya mau makan), "Kados pundi kabaripun?" (Apa kabar?), "Kula tindak dhateng peken" (Saya pergi ke pasar), "Matur sembah nuwun" (Terima kasih banyak).

    ꦗꦮ
    Ditulis & dikurasi oleh

    Tim TranslateBahasa.pro

    Tim editor dan linguis berbasis di Yogyakarta yang fokus pada pelestarian Bahasa Jawa melalui teknologi. Konten ditinjau berkala oleh penutur asli Bahasa Jawa.

    Sumber Belajar Bahasa Jawa

    Kumpulan referensi tepercaya untuk memperdalam pemahaman tentang Bahasa Jawa, budaya, dan aksaranya.

    Mulai Terjemahkan Sekarang — Gratis!

    Tidak perlu daftar, tidak perlu install. Langsung pakai di browser kamu.

    Coba Sekarang